cara membaca gambar instalasi motor listrik

· Pengertian sederhana relay elektronik adalah penyimpan sumber listrik meski jumlahnya sedikit. Baca Juga : Mengenal Jenis dan Fungsi IC (Integrated Circuit) Pada bagian ini akan terpampang prinsip kerja dari relay elektronik, terdiri atas empat komponen dasar, yaitu: Electromagnet (coil) Armature. Switch Contact Point (saklar Untukreferensi awal anda memahami atau tahu akan contoh diagram kontrol dari kontaktor, anda bisa baca artikel saya yang lain tentang kontrol motor 3 phasa diantaranya : 1. Instalasi pengasutan motor 3 phasa DOL 2. Instalasi pengasutan motor 3 phasa star-delta 3. Instalasi pengasutan motor 3 phasa auto trafo 4. Instalasi motor 3 phasa forward-reverse Untuklebih jelasnya bisa membaca di artikel Cara membaca Nameplate Motor Listrik Berikut Contoh namepalte motor listrik Gambar 1. Nameplate Motor Listrik Spesifikasi motor dari nameplate nya : Tegangan = 400 V / 690 V Arus Listrik = 29A / 17 A (In = 29 A) Daya P = 15 Kw Sambuangan = ∆ / Y Indeks Proteksi =54 Pengecekandan pengukuran motor listrik 3 fasa, cara pengukuran tahanan kumparan dan isolasi sesuai PUIL, Dari gambar struktur belitan motor listrik 3 phase di atas dapat terlihat bahwa terdapat 3 belitan (gulungan) dengan enam terminal, yaitu Maksudnya adalah apabila Instalasi atau peralatan Listrik menggunakan Tegangan 220 Volt, maka GambarTeknik Listrik 1. Simbol - simbol gambar listrik untuk Single Line Diagram rangkaian pengendali. Catatan: NO dan NC yang terdapat pada gambar adalah NO NC dari semua peralatan yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu: Kontaktor, Relay, Timer dan Tripper / Over Load. Tinggal bagaimana kita menamakannya, contoh: NOK, NCT, NOR atau NC OL. Vor Und Nachteile Von Partnersuche Im Internet. – Instalasi istrik rumah adalah sebuah sistem yang harus di persiapkan matang-matang, salah satunya adalah mempersiapkan gambar kerja atau denah instalasi listrik, lalu dari mana kita bisa mendapatkan denah listrik? anda dapat memesan ke kontraktor, atau mungkin anda bisa sendiri. Persiapan gambar kerja instalasi listrik harus jelas, karena gambar adalah alat bantu utama dalam pemasangan tata letak lampu, pipa dan kabel listrik nantinya, selain itu gambar juga dapat memudahkan pemiliki di masa depan jika saja akan ada perubahan dan perbaikan instalasi listrik. Dibawah ini adalah contoh gambar denah listrik sederhana yang bisa kita pelajari. Denah Instalasi Listrik Sederhana Kali ini akan dijelaskan bagaimana memahami gambar kerja dalam instalasi listrik yang biasanya di gunakan dalam pembangunan rumah gedung maupun villa, hampir setiap bangunan yang terlihat bagus pasti menggunakan gambar kerja seperti contoh gambar diatas. Pada diagram gambar diatas dapat kita lihat sisi kiri bawah box kota bertanda silang, itu dapat diartikan dengan Box panel listrik, panel listrik adalah sebuah media lemari yang digunakan untuk terminal utama, biasanya terdapat beberapa MCB dan komponen kontrol lainnya seperti timer atau juga kontaktor, line garis panjang dengan strip garis 3 atau 2 dapat diartikan kabel listrik. Simbol Saklar dan Stop Kontak Untuk kedua simbol seperti pada gambar diatas dapat kita lihat seperti pada keterangan yang sudah tertulis, simbol pertama adalah Saklar yang biasa kita temukan dalam denah instalasi listrik rumah dan yang ke dua adalah Saklar. simbol saklar diatas memiliki 1 bendera yang berarti saklar tunggal, jika 2 artinya saklar seri dan 3 adalah saklar triple. Ulasan ini sangat cocok untuk para teknisi listrik baru, atau teknisi yang masih pelatihan, kecuali jika anda sudah berpengalaman, tanpa menggunakan gambar kerja saya yakin pasti sudah dapat memperkirakan dan mengeksekusi pekerjaan listrik dilapangan, tapi tetap kami sarankan jika masih awan wajib menggunakan pedoman gambar kerja. Bismillahirrohmanirrohim Menyusun Rangkaian Listrik merupakan kegiatan yang sangat amat menyenangkan. Silahkan sobat coba sendiri. Bisa membuat sebuah benda bergerak dengan settingan rangkaian listrik yang sudah kita tentukan sebelumnya sangatlah mengasikan. Dan Artikel ini harus sobat lalui bila mana ingin mencoba membuat rangkaian seperti itu. Tahapan ini merupakan tahapan lanjutan mengenai pembahasan dasar listrik dan instalasi yang sebelumnya saya sudah bahas. Jadi saya harap sebelum sobat mempelajari bagian ini sobat bisa membaca artikel sebelumnya itu. OK Tapi saya yakin sih bahwa sobat ini sudah membacanya atau tidak perlu membacanya karena sudah paham kalau soal dasar-dasar listrik dan instalasi, jadi gak perlu baca-baca bagian itu lagi. Ok mari lanjutkan. Mengenal Rangkaian Kendali Motor Listrik 3 Fasa Rangkaian kendali motor listrik 3 fasa adalah upaya-upaya mengendalikan kerja motor listrik agar sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Misalnya kita ingin membuat rangkaian motor listrik agar bisa hidup dan mati diwaktu yang dibutuhkan, maka kita buat rangkaiannya dengan menggunakan timer. Dalam Rangkaian Kendali Motor listrik 3 fasa kita akan di perkenalkan dengan sebuah listrik yaitu 3 fasa. Loh jenis listrik apa lagi tuh? Dalam menghidupkan motor listrik3 fasa, kita membutuhkan bukan 1 fasa tapi 3 fasa tanpa Netral. Bagaimana sistem kelistrikannya ? Pada motor listrik 3 fasa kita akan diperkenalkan dengan 6 kontak hubung, yaitu uvw-xyz ini gambar aslinya sumber youtube Surya Guna channel ini gambar buatannya karena memiliki kontak hubung yang banyak, kita jadi gak usah bingung lagi dengan 3 fasa yang masuk ke motor listrik. menghubungkan 3 fasa listrik ke motor listrik bisa di lihat pada gambar, kontak hubung U untuk fasa R, kontak V untuk fasa S dan kontak W untuk fasa T. waduh 3 fasa, saklarnya sebesar apa yah, untuk bisa menghidupkan dan mematikan motor listrik dengan 3 fasa ? inilah yang akan kita pelajari sekarang sob, bagaimana menghidupkan motor listrik 3 fasa dengan rangkaian kendali. Bukan hanya sekedar menghidupkan dan mematikan motor listrik saja, kita juga bisa memvariasikan gerakan dari motor listrik 3 fasa ini dengan mempelajari rangkaian kendali ini. mari kita mulai BAB 1 Komponen yang dibutuhkan untuk Rangkaian 3 fasa MCB 3 Fasa MCB merupakan alat yang digunakan sebagai pengaman Rangkaian bila mana terjadi hubung singkat pada rangkaian atau beban lebih pada motor listrik 3 fasa. Kontaktor Magnet Kontaktor magnet adalah komponen yang berfungsi mengubah kontak NO terbuka menjadi NC tertutup dan NC menjadi NO dengan menggunakan Koil magnet. Note... Karena komponen ini di nilai komponen sangat penting pada rangkaian kendali motor listrik, sobat bisa membacanya lebih lengkap di Kontaktor magnet Push Button Push Button pada rangkaian kendali merupakan jenis benda yang berfungsi sebagai saklar untuk menghidupkan dan mematikan kontaktor magnet. sebetulnya kita sudah bisa membuat rangkaian kendali motor listrik dengan ketiga komponen diatas, namun hanya yang sederhana dan tidak benar-benar safety. Untuk membuat rangkaian kendali motor listrik 3 fasa yang lebih baik dan lebih rumit lagi kita membutuhkan alat pendukung lainnya. Baca BAB 1 36 jenis alat dan bahan untuk membuat rangkaian kendali panel BOX BAB 2 NO dan NC pada Rangkaian kendali Dalam sebuah rangkaian kita akan mengenai kontak hubung. Kontak hubung merupakan area pada komponen yang berfungsi sebagai tempat masuknya kabel listrik. Bisanya pada kontak hubung terdapat dua kontak yaitu kontak masuk dan kontak keluar. gambar kontak hubung Nah, dalam kontak masuk keluar tersebut biasanya di tandai dengan nomor. Misalnya 1&3. 2&4 dan lain-lain. Pada kontak hubung tersebut terdapat dua fungsi yaitu NO dan NC yang akan kita bahas sama-sama di sini. OK NO Normaly Open Maksudnya, kontak hubung tersebut dalam kondisi belum aktif kontak hubungnya terputus. Yang akan terhubung bila sudah terhubung bila komponen tersebut diaktifkan. NC Normaly Close maksudnya, kontak hubung tersebut dalam kondisi belum aktif kontak hubung terhubung. Yang akan terputus bila komponen tersebut diaktifkan. Baca BAB 2 Mengenal NO dan NC pada rangkaian kendali BAB 3 Rangkaian Kendali motor listrik 3 Fasa 1 arah putaran Rangkaian paling dasar ini mudah-mudahan memberikan gambaran pada sobat yang ingin mulai belajar membuat rangkaian kendali motor listrik. Untuk membuat rangkaian ini kita hanya membutuhkan 3 komponen dasar seperti yang sudah saya sebutkan diatas, yaitu MCB, Kontaktor magnet dan juga 2 buah Push button yaitu Stop & start. gambar rangkaian kendali motor 1 arah putaran baca BAB 3 Rangkaian kendali motor listrik 3 fasa 1 arah putaran paling sederhana BAB 4 Membaca Gambar Rangkaian Kendali kita di sini akan membahas berbagai macam rangkaian kendali motor listrik 3 fasa ini berupa gambar. Maka sobat harus tahu dulu apa yang dimaksud oleh saya. Makanya disini sebaiknya sobat harus tahu dulu bagaimana cara membaca rangkaian kendali motor listrik 3 fasa. Perhatikan gambar diatas, ini merupakan gambar rangkaian kendali motor listrik yang akan sobat temukan ketika mengeluti dunia kendali motor listrik 3 fasa. Untuk memahami maksud dari rangkaian di atas maka kita harus tahu cara membaca gambar rangkaian kendali diatas. baca BAB 4 Membaca gambar rangkaian kendali BAB 5 sistem Self Holding dan Interlock Bagian ini merupakan bagian yang sangat penting untuk kita ketahui. Karena pada rangkaian kendali motor listrik 3 fasa, terkhusus yang menggunakan kontaktor magnet sudah pasti memiliki self holding dan kadang ada interlock. Maka mengenai self holding dan interlock pada rangkaian kendali ini harus sobat lalui terlebih dahulu. self holding atau pengunci berfungsi untuk mengunci aliran listrik yang masuk pada kontaktor magnet melalui push button agar tidak ikut terputus bila mana push button berhenti di tekan. sementara interlock merupakan sistem pengaman kontaktor magnet agar tidak aktif bila kontaktor magnet lainnya sedang aktif. Interlock hanya berfungsi bila ada dua kontaktor magnet pada satu rangkaian. biar lebih jelas silahkan pelajari bab ini Baca BAB 5 Self holding atau pengunci dan interlock kontaktor magnet BAB 6 Rangkaian motor 3 phase hidup mati bergantian setelah kita mempelajari rangkaian kendali motor listrik 3 fasa 1 arah putaran sebagai rangkaian paling sederhana, kita persulit sedikit. Dengan menambah satu buah motor listrik lagi. Sekalian kita praktekan pembahasan sebelumnya yaitu mengenai sistem Interlock. Karena sistem Interlock sendiri bsia di praktekan bila para rangkaian terdapat dua kontaktor magnet. baca BAB 6 Rangkaian motor listrik 3 fasa hidup mati bergantian BAB 7 Rangkaian motor listrik 3 fasa dua arah putaran Hampir sama dengan rangkaian kendali motor listrik 3 fasa hidup mati bergantian, para rangkaian ini kita memerlukan dua kontaktor namun satu motor listrik yang akan bekerja dua arah putaran. Untuk membuat motor listrik 3 fasa berputaran dua arah bisa Forward Reverse maka ada bagian yang akan kita ubah yaitu bagian pengasutan pada motor listrik 3 fasa yang sudah kita ulas pada bagian paling awal artikel ini. Bagaimana membalik putaran motor listrik 3 fasa ? untuk membalik putaran motor listrik 3 fasa yang kita setting adalah bagian arus masuk RST yang di putar menjadi RTS atau TSR maka putaran motor akan berbalik. lengkapnya baca BAB 7 Rangkaian motor listrik 3 fasa dua arah putaran BAB 8 motor 3 phase hidup mati berurutan Rangkaian satu ini merupakan rangkaian yang hampir sama juga dnegan rangkaian hidup mati berurutan dan juga dua arah putaran. bedanya, kontaktor yang digunakan ada banyak lebih dari 3 yang di setting agar hidupnya berurutan. Maksudnya, motor listrik 2 tidak akan hidup bila motor listrik 1 belum hidup, dan motor listrik 3 belum bisa hidup bila motor listrik 2 belum hidup dan seterusnya baca BAB 8 rangkaian kendali hidup mati berurutan BAB 9 Star Delta - Bintang Segitiga Rangkaian star delta atau Bintang segitiga merupakan rangkaian kendali motor yang paling populer diantara jenis rangkaian lainnya. Ini karena cara membuatnya memang paling rumit diantara rangkaian sebelumnya. Rangkaian ini juga merupakan Rangkaian paling sering digunakan di industri sehingga sangat penting agar kita bisa memahami rangkaian satu ini. dalam rangkaian ini yang akan kita ubah adalah pengasutan dari motor listrik dengan menggunakan rangkaian kendali. Yang mulanya berbentuk Star bintang menjadi Delta segitiga. baca selengkapnya mengenai BAB 9 Rangkaian motor listrik star delta BAB 10 Star Delta otomatis Menggunakan TDR berikutnya kita akan diperkenalkan dengan rangkaian kendali semi otomatis dengan menggunakan timer. Timer yang akan kita gunakan berjenis TDR atau timer delay relay. Yaitu timer yang akan mengubah kontak NC menjadi NO dan NO menjadi NC sementara. Kerja TDR mirip dengan Push button hanya saja jika push button pake jari kita, kalau TDR ini menggunakan waktu. untuk awalan perkenalan kita dengan rangkaian otomatis. silahkan buka BAB 10 Star Delta otomatis menggunakan Timer BAB 11 Mengubah Rangkaian manual menjadi otomatis Makin kesini makin sulit juga pelajaran kita. hehehe... tapi karena ini berupa tulisan jadi sobat bisa simpan aja halaman ini atau bisa share ke facebook atau Whatsapp agar nanti sobat bisa membuka halaman ini. untuk mengubah rangkaian manual menjadi otomatis, kuncinya satu yaitu mengubah push button menjadi Timer delay Relay TDR sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. baca BAB 11 mengubah sistem Kontrol motor listrik 3 fasa manual menjadi Otomatis BAB 12 Rangkaian kendali dua arah putaran star delta Bab berikutnya kita akan belajar mengenai menggabungkan dua rangkaian, yaitu menggabungkan rangkaian dua arah putaran dengan star delta. Jadi sistem putaran kiri dan kanan memliki sistem lagi yaitu star dan Delta. baca selengkapnya Rangkaian kenda dua arah putaran star delta BAB 13 Memasang OVERLOAD pada rangkaian setelah kita belajar macam-macam rangkaian, berikutnya yang harus kita pelajari adalah mengisi rangkaian tersebut dengan komponen-komponen pendukung. Salah satu komponen pendukung tersebut adalah Thermal overload Relay. Overload adalah Komponen pada Rangkaian yang berfungsi untuk mengamankan listrik jika terjadi beban lebih pada rangkaian. baca BAB 13 Memasag Overload pada rangkaian BAB 14 Memasang Lampu Indikator pada Rangkaian Lampu indikator adalah lampu yang menunjukan situasi sebuah rangkaian, misalnya sedang hidup ditandai dengan warna hijau, dan lampu merah untuk keadaan mati. Atau bisa juga sebagai tanda jalur listrik 3 fasa masuk. baca BAB 14 Memasang lampu Indikator sistem kendali BAB 15 Memasang Indikator pengukuran pada panel Box Jika bab 14 membahas mengenai lampu indikator, bagaimana dengan indikator pengukur? di bab ini kita akan urai mengenai bagaimana cara memasang indikator pengukur untuk rangkaian kendali. Indikator pengukur pada rangkaian biasanya dilengkapi dengan Volt meter, Ampere meter, frekuensi meter dan watt meter. baca BAB 15 memasang lampu Indikator pengukuran BAB Bonus Memasang Rangkaian panel AMF - ATS sebetulnya rangkaian ini bukan termasuk rangkaian kendali motor listrik 3 fasa namun tidak apa-apa sebagai bahan wawasan mari kita pelajari bersama rangkaian satu ini. Baca BAB Bonus Memasang Rangkaian panel ATS - AMF Demikian pembahasan soal rangkaian kendali motor listrik 3 fasa kali ini. Mari silahkan buka satu persatu agar sobat bisa memahaminya. Instalasi setrum khususnya instalasi tegangan rendah untuk rumah sangat tersisa ialah hal nan bisa dikuasai semua dok, boleh dibilang tidak memerlukan tingkat keahlian spesialisasi tingkat tinggi, lakukan dia yang baru membiasakan di dunia elektro khususnya diseminasi awet seharusnya wajib memiliki keahlian ini walaupun plong prakteknya otoritas instalasi diserahkan pada pihak dengan kompetensi terkait nan diberikan ijin dan nasib baik mengkhususkan pernyataan tolok laik operasi. Setidaknya bagi ia yang punya minat yang pangkat membereskan instalasi flat silam ini bukan ada salahnya mulai mempelajari kiranya ketika anda berlimpah pada kondisi yang mengharuskan drop tangan sendiri dalam hal instalasi tersebut, bukan asal spekulasi sonder mempedulikan aspek ekonomis dan aspek proteksi yang nantinya bisa menimbulkan dampak yang mudarat banyak pihak. Makanya sebab itu intern kata sandang ini saya akan coba menggunjingkan tentang instalasi listrik rumah dengan mencerna wiring tabel. Mengenal Diagram Rajah Listrik Sesungguhnya cak semau 2 keberagaman tabulasi yang harus kita pahami bak langkah awal dalam perencanaan instalasi apartemen yaitu 1. Single line diagram / diagram 1 garis 2. Wiring tabel / diagram pengawatan Sebelum membahas dua tabel diatas, sungguh baiknya kita mengenal bahkan dahulu beberapa komponen instalasi listrik di rumah beserta tanda baca nan akan diterapkan puas diagram lokasi dan pengawatan. onderdil instalasi dan simbol pada diagram lokasi dan pengawatan Pada Bentuk diatas kelihatan rencana dari bilang onderdil bermula instalasi yang biasa digunakan pada instalasi rumah beserta simbol – simbol nan nantinya akan kita terapkan pada permintaan penggambaran bakal diagram lokasi dan diagram pengawatan. Adapun penjelasan detail akan halnya masing masing komponen tersebut mudah-mudahan bisa dibahas pada artikel lebih lanjut. 1. Single Line Tabel SLD Single line tabulasi / diagram satu garis dikenal juga sebagai grafik lokasi. Plong tabulasi ini menguraikan lokasi berasal komponen setrum yang akan diinstalasi dihubungkan dengan satu garis nan boleh lagi direpresentasikan andai sebuah gudu-gudu instalasi nan didalamnya terletak beberapa kabel instalasi dengan kuantitas nan farik-beda sesuai dengan situasi dan kondisi instalasi nan diperlukan. Jumlah kabel dalam pipa pada SLD ini dapat kita tentukan ketika kita tahu bagaimana bentuk wiring diagramnya. SLD ini boleh ia terapkan pada bagan kar apartemen yang akan diinstalasi dengan penaruhan lokasi komponen listrik nan direncanakan. 2. Wiring Tabel WD Wiring diagram atau dikenal lagi perumpamaan diagram pengawatan adalah peristiwa yang lain kalah penting bagi kita intern perencanaan awal sebuah instalasi. Berbunga tabulasi lokasi diatas kita bisa memprediksi jumlah kabel yang terdapat pada sebuah kempang pipa instalasi tersebut, sehingga dengan tabel pengawatan ini kita bisa memprediksi berapa tangga kabel yang dibutuhkan, spesifikasi fasilitas yang harus disiapkan, pelacakan jalur instalasi ketika terjadi renovasi bahkan memudahkan ketika terjadi problem kolek instalasi, dan sebagainya. Menggambar SLD dan WD Berpangkal penjelasan singkat dua diagram diatas, berikutnya akan saya contohkan tulangtulangan tabel lokasi yang selanjutnya dengan sumber akar tulangtulangan tersebut kita akan coba menerapkannya sreg diagram pengawatan / wiring diagram. sehingga sreg diagram lokasi tersebut akan ada konklusi berapa jumlah kabel dalam gudu-gudu instalasi yang tepat dan ekonomis tentunya. Kerumahtanggaan rancangan instalasi tersebut perlu diperhatikan bilang peristiwa 1. Kabel lakukan grounding darurat saya abaikan agar dia lebih mudah memaklumi aset berpunca instalasi telegram antara jalur phasa garis warna ahmar dan nonblok garis warna biru kotok-putus . Dalam aplikasinya jika beliau menunggangi penambahan kabel ground tentunya akan cak semau kabel tambahan dan pemasangannya bisa anda improvisasikan koteng sesuai dengan komponen yang membutuhkan ground. 2. Telegram yang saya gunakan merupakan varietas kabel pejal berisolasi masing-masing suatu penghantar koteng-koteng kabel NYA . Jika intern aplikasinya anda menggunakan 1 benang besi berisi banyak atau dengan isi beberapa kabel pejal nan masing-masing telah berisolasi tersendiri kabel NYM silahkan menyesuaikan dan konsekwensinya engkau akan banyak melakukan sambungan kabel puas junction box. tetapi jumlah besaran telegram plong satu honcoe instalasi tersebut idealnya adalah sama meskipun jenis kabelnya berbeda. 3. Instalasi dilakukan setelah KWH dan MCB utama PLN dan PHB A. Instalasi Saklar Tunggal dan Satu Lampu busur Gambar dibawah ini adalah gambar SLD dan WD nan menjelaskan tentang instalasi saklar tunggal untuk mengendalikan satu lampu. Instalasi saklar tersendiri + satu lampu B. Instalasi Saklar Terang dan Dua Lampu Gambar dibawah ini adalah gambar SLD dan WD nan menjelaskan tentang instalasi saklar seri kerjakan mengendalikan dua lampu. Instalasi saklar kilat + dua lampu C. Instalasi Saklar Tunggal + Stop Kontak dan Suatu Bola lampu Rancangan dibawah ini adalah rang SLD dan WD yang menjelaskan tentang instalasi saklar eksklusif buat mengendalikan suatu lampu, dimana letak saklar idiosinkratis berdampingan dengan sebuah stop kekeluargaan satu bobokan cangklong instalasi . Instalasi saklar tunggal + stop kontak dan satu lampu busur D. Instalasi Saklar Seri + Stop Kontak dan dua Lampu Tulang beragangan dibawah ini adalah gambar SLD dan WD yang menjelaskan tentang instalasi saklar seri cak bagi mengendalikan dua lampu, dimana letak saklar semarak berdampingan dengan sebuah stop kombinasi satu bobokan hokah instalasi . Instalasi saklar seri + stop kontak dan dua lampu busur Dari contoh beberapa gambar instalasi diatas saya rasa telah dapat mewakili instalasi sebuah rumah terbelakang puas kebanyakan, dan untuk beberapa instalasi bilang suku cadang elektrik yang lain saya contohkan diartikel ini, sebagaimana instalasi saklar tukar atau saklar hotel serta saklar silang bisa ia baca di artikel saya sebelumnya yaitu ” Instalasi Kontrol Satu Lampu busur pecah Banyak ajang “ Saya akan coba mendukung anda privat mengarifi wiring tabel diatas, lakukan beliau yang sudah familiar dengan instalasi tegangan rendah tentu tak akan kesulitan dalam memahaminya. Ada bilang situasi yang bisa membantu mewujudkan wiring diagram tersebut diantaranya 1. Instalasikan terlebih dahulu penghantar Netral pada gambar adalah garis corak sensasional potol-putus , pada semua beban / suku cadang nan memang membutuhkannya. Pada gambar diatas nan membutuhkan netral merupakan lampu dan stop relasi. 2. Keperluan penghantar Netral bisa diambil dari jalur terdekat yang mutakadim terdapat adil karena dalam keseluruhan instalasi, posisi netral tidak berubah kondisi, berbeda dengan penghantar phasa pada saklar. Pengambilan penghantar Netral misalnya dengan melakukan penyambungan dari junction box nan mengandung netral puas posisi junction box terdekat. 3. Instalasi puas sebuah saklar enggak boleh melibatkan benang besi Netral. Instalasi pada saklar sahaja melibatkan penghantar phasa saja. Ada phasa yang timbrung menuju saklar dan phasa yang keluar dari saklar. Phasa nan keluar inilah yang kondisinya dapat berubah-rubah sesuai lagam saklar. Adapun phasa timbrung cenderung saklar kondisinya enggak akan berubah sehingga bagi suku cadang yang berdekatan dengan saklar seperti pemuatan yang berhimpit dengan stop relasi internal satu liang instalasi, keperluan phasa dari stop kontak bisa langsung menjeput bermula saklar phasa masuk bagaikan phasa posisi terhampir, tidak perlu mengambil dari phasa utama di junction box nan memerlukan penarikan kembali benang kuningan tambahan yang pas panjang. Beliau lagi bisa membaca artikel instalasi yang lain lengkap dengan diagram lokasi dan wiring diagramnya – Instalasi saklar hotel / saklar tukar – Instalasi saklar silang – Instalasi saklar impuls – Instalasi saklar staircase enggak saklar tukar Demikianlah kata sandang singkat tentang instalasi setrum rumah dengan memahami wiring diagram, moga bisa anda pahami sehingga tidak perlu lagi suka-suka kesalahan dalam instalasi yang mudarat banyak pihak atau anda yang sudah kritis tentunya dapat mendukung melakukan sensor internal proses instalasi nan etis cak bagi pihak nan berwenang berbuat instalasi maupun pada kondisi tertentu anda boleh memperbaiki seorang jika terjadi orientasi maupun masalah n domestik instalasi rumah anda koteng. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Saran, masukan ataupun koreksi silahkan meninggalkan jejak di ruangan komentar. Wassalam. Untuk menentukan besar pengaman/proteksi pada motor listrik dibutuhkan data nameplate dari motor tersebut, sehingga kita dapat menentukan, menghitung besar pengaman yang sesuai untuk mengamankan instalsi motor istilah yang harus dipahami sebelum menentukan pengaman tersebut adalah memahami istilah In Arus Nominal. Arus nominal atau kapasitas arus adalah arus kerja alat listrik atau komponen atau mesin listrik sehingga dapat bekerja normal tanpa mengalami gangguan atau efek apapun. dengan istilah yang lebih sederhananya adalah arus yang tertera di nameplate motor listrik tersebutArus lebih adalah arus yang melebihi arus nominal yang dapat menyebabkan gangguan kerja pada alat, komponen atau mesin listrik yang disebabkan oleh Beban lebih OverloadHubung singkat Short CircuitAdapun langkah-langkah menentukan besar pengaman dan proteksi instalasi motor listrik antara lain A. Memahami Data Nameplate Motor ListrikMemahami nameplate motor adalah langkah awal yang harus dipahami sebelum menentukan besar pengaman yang akan digunakan. Pembacaan yang penting yaitu besar tegangan, arus daya, samungan dan IP. Untuk lebih jelasnya bisa membaca di artikel Cara membaca Nameplate Motor ListrikBerikut Contoh namepalte motor listrikGambar 1. Nameplate Motor ListrikSpesifikasi motor dari nameplate nya Tegangan = 400 V / 690 VArus Listrik = 29A / 17 A In = 29 ADaya P = 15 KwSambuangan = / YIndeks Proteksi =54Dalam memasang instalasi tenaga listrik terlebih dahulu membuat gambar dasar isntalsi motor listrik dari MCB sampai dengan motor listriknya. gambar harus menggunakan simbol yang standartGambar 2. Singel Line Power DiagramKita harus merancang dahulu minimal gambar diagram tunggal daya seperti gambar 2. rangkaian dsar untuk instalasi motor sederhana. sesuai nameplate motor diatas maka kita dapat membuat desain keterangan gambar 2Pengaman jaringan MCBKapasitas KontaktorJenis dan pengaman kabel penampang kabelPengaman Motor TORSambuangan kumparan motorUntuk menyelesaikan desain tersebut kita harus tetap melihat PUIL untuk melihat besar penampang Rancangan KomponenUnuk menentukan jenis komponen dan rating current sesuai dengan beban yang terpasang maka kita harus mengacu ke PUIL 2000, tabel 5-5-2 halaman 185Gambar 3. Contoh Perhitungan Nilai Proteksi dari PUIL hal 1851. Pengaman Jaringan, kita memilih pengaman jaringan dengan MCB atau NFB. Nilai memilih pengaman dapat diperoleh dengan hitungan Gambar 4. Pengaman MCB 3 FasaUntuk menentukan besar MCB yang digunakan adalah dengan menggunaka keentuan Nilai minimum = 1,25 x In dimana In = 29 A = 1,25 x 29 A = 36,25A minimal 40 ANilai maksimum = 2,5 x In dimana In = 29 A = 2,5 x 29 A = 75,5 A minimal 80 ADari tabel kita bca data MCB 3 fasa berada direntang 35 A sampai 80 A. Dalam kasus ini nilai maksimal MCB adalah 63 A, jika diyakini beban yang akan diberikan adalah maksimal. Perhatikan tabel PUIL 2000 hal 301Gambar 5. Tabel besar MCB dan KHA /Penampang Kabel2. Kontaktor; Kapsitas kontaktor yang dipasang harus mampu dilewati sebesar arus beban maksimumGambar 6. KontaktorSpeifikasi kontaktor yang akan dipasang lebih besar dari arus nominal motor I kontaktor > In atau sama dengan arus nominal diatas yaitu 63 A, atau sama dengan daya motor berdasrkan nameplate diatas 15 Kw, jadi kontaktor minimal 15 mempunyai kontak bantu NO dan NC yang terbuat dari bahan perak yang sangat sensitif terhadap adanya busur api dan batas temperature yang diijinkan fungsi arus listrik3. Jenis dan penampang kabel, untuk menentukan jenis penampang kabel kita harus mempertimbangkan kabel tersebut akan dipasang dilingkungan seperti apa, apakah ditanam, diudara atau didalam menentukan besar penampang kabel disesuaikan dengan PUIL 2000 tabel berdasarkan besar MCB yang digunakan yaitu sebesar 63 A, maka penampang kabel yang digunakan adalah 25 mm2 dipasang didalam pipa4. Pengaman Motor Thermal Overload Relay TOR, pengaman motor yang digunakan adalah Thermal Overload Relay TORGambar 7. Thermal Overload Relay TORTOR digunakan untuk mengamankan motor kumparan motor. Didalam TOR terdapat bimetal sebagai alat untuk memutuskan apabila terjadi panas akibat beban arus dari beban lebih. Bimetal akan membengkok bila terjadi panas yang berlebih. Pemasangan TOR dipasang secara seri dengan motor menentukan besarnya TOR yang akan dipasang pada motor listrik, maka TOR harus diset arusnya sebesar arus nominal motor I tor = In motorberdasarkan nameplate motor diatas TOR harus diset sebesar 29 A 28 - 36 A. Untuk menset arus pada TOR dilakukan dengan cara memutar obeng minus ke angka 29 atau mendekati angka 29 A

cara membaca gambar instalasi motor listrik